Minggu, 26 Oktober 2014

Bahaya Penyakit Malaria dan Pencegahannya

Selamat malam ,, para sahabat pembaca masih malam ini saya akan membahas Bahaya Penyakit Malaria Dan Cara Pencegahan. 

 Penyakit Malaria adalah salah satu penyakit yang berbahaya akibat parasit plasmodium yang penyebarannya    dilakukan oleh nyamuk anopheles ( nyamuk malaria). 
Gejala yang timbul akibat penyakit malaria di tandai dengan demam, mengigil, berkeringat, sakit kepala, mual, muntah, diare dan pegal-pegal.


                Hampir semua orang beresiko terjangkit penyakit malaria, namun dari sekian banyak orang ada yang paling mudah terjangkit penyakit malaria diantaranya?

1. Ibu Hamil
Bagi ibu hamil, masalah yang sering muncul adalah anemia, sedangkan malaria juga bisa menyebabkan anemia, Anemia akan menyebabkan darah kekurangan hemoglobin, sehingga dampak pada bayi sangat besar. Akibat yang timbul bisa berupa Bayi lahir premature, abortus dini, berat badan rendah, pertumbuhan berat janin tergangu dan kekurangan gizi.

2. Orang yang pindah dari daerah yang endemis malaria
Daerah endemis adalah daerah yang beresiko tinggi terjangkit malaria. Di indonesia daerah endemis berada di daerah papua, papua barat, maluku, maluku utara, nusa tengara timur.

3. Balita
Plasmodium akan merusak sel-sel darah merah, sehingga produksifitas pekerja menjadi tidak normal. hal ini dapat mempengaruhi kecerdasan anak.

4. Orang yang terinveksi HIV/AIDS
Orang yang terinveksi hiv/aids memiliki daya tahan tubuh yang lemah, sehingga bila parasit plasmodium menyerang akan sangat mudah menghancurkan pertahanaan.


Bahaya Penyakit Malaria
  • Rasa sakit yang ditiumbulkan sangat menyiksa si penderita
  • Tubuh yang sangat lemah, sehingga tidak bisa kerja/beraktivitas seperti biasa.
  • Dapat menimbulkan kematian pada anak-anak, bayi, sekaligus orang dewasa.
  • Perkembangan otak bisa tergangu, pada anak-anak dan bayi sehingga menyebabkan kebodohan.
Tindakan-tindakan pencegah
  1. Usahakan tidur dengan kelambu, memakai obat nyamuk bakar, menyemprot ruangan tidur.
  2. Usahakan pengobatan pencegah secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.
  3. Menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan ruangan tidur, semak-semak sekitar rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.
  4. Memperbanyak ternak seperti, sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan menempatkan mereka di luar rumah didekat tempat nyamuk bertelur.
  5. Menanam ikan pada air yang tergenang, seperti, kolam, sawah dan parit, atau dengan memberi minyak sedikit pada air yang tergenang.
  6. Menyemprot rumah dengan DDT/ foging.

Semoga bermanfaat,,,


EmoticonEmoticon