Jumat, 09 Januari 2015

Sejarah Pesawat Air Asia

Tags


Awalnya Air Asia dimiliki oleh DRB -HICOM milik pemerintah malaysia namun maskapai ini memiliki beban yang berat dan akhirnya dibeli oleh mantan eksekutif Time Warner, Tony Fernandes dengan harga simbolik, 1 ringit pada 2 desember 2001. Tony melakukan turnaround dan AirAsia berhasil membuka laba pada 2002 dengan berbagai rute baru dan harga promosi serendah 10 RM bersaing dengan Malaysia Airlines.



Pada 2003 dibuka pangkalan ke dua dibandara seni, Johor baru dekat singapura dan airAsia melakukan penerbangan internasional ke Thailand, Sejak itu dibukalah Thai AirAsia, dan dilakukan berbagai penerbangan rute seperti ke singapura, dan indonesia, penerbangan ke makau, dimulai pada juni2004 sedengkan penerbangan Kemanila dan Xiamen dimulai pada April 2005. Rute lain yang akan dibuka adalah Vietnam,Kamboja,Fillipina,dan Laos. 


Selain Thai Airasia, di Indonesia juga terdapat perusahaan AirAsia yaitu AirAsia Indonesia ( sebelumnya bernama Awair) yang terbang dari Jakarta ke Yogyakarta,Denpasar untuk tujuan loka, dan dari surabaya ke medan untuk rute domestik lainnya, selain itu penerbangan dilakukan keluar indonesia melalui kota-kota besar seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Balikpapan, dan Makasar


Padahari kamis 17/11/2012 Terminal airasia di bandara soekarno hatta, Indonesia secara resmi berpindah dari terminal 2 ke terminal 3. Yang melayani penerbangan Domestik maupun Internasional. Kini, AirAsia indonesia melyani 26 Rute dengan 52 Penerbangan yang terkoneksi melalui lima Bndara hub ( penghubung) yakni cengkareng, Bandung, Denpasar, Surabaya, dan Medan.


EmoticonEmoticon